Dalam industri logistik dan pergudangan, pallet plastik telah menjadi pilihan populer karena keawetan, kebersihan, dan kemudahan perawatannya. Salah satu aspek penting yang sering dipertimbangkan sebelum membeli adalah berat pallet plastik. Bagi pelaku usaha, mengetahui berat pallet sangat krusial karena berhubungan langsung dengan kapasitas muatan, efisiensi transportasi, hingga biaya operasional.
Daftar Isi

Artikel ini akan membahas standar berat pallet plastik, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta panduan memilih pallet sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Apa Itu Pallet Plastik?
Pallet plastik adalah alas datar yang dibuat dari material plastik berkualitas seperti HDPE (High Density Polyethylene) atau PP (Polypropylene). Pallet ini digunakan untuk menopang barang dalam proses penyimpanan maupun distribusi, dan lebih unggul dibanding pallet kayu karena:
- Tidak mudah berjamur.
- Tahan terhadap kelembapan dan bahan kimia tertentu.
- Bisa dipakai berulang kali dengan umur pakai lebih lama.
Standar Berat Pallet Plastik
Secara umum, berat pallet plastik bervariasi tergantung ukuran dan desainnya. Berikut kisaran standar yang sering dijumpai di pasaran:
- Pallet Plastik Ringan (Light Duty): 4 – 7 kg
- Pallet Plastik Medium Duty: 8 – 12 kg
- Pallet Plastik Heavy Duty: 13 – 25 kg atau lebih
Pallet plastik dengan berat lebih tinggi biasanya memiliki kapasitas beban yang lebih besar dan cocok digunakan dalam industri berat atau distribusi internasional.
Faktor yang Mempengaruhi Berat Pallet Plastik
1. Ukuran Pallet
Semakin besar ukuran pallet (misalnya 120×100 cm atau 110×110 cm), maka bobotnya juga akan lebih berat.
2. Jenis Material Plastik
- HDPE: Lebih berat, namun kuat dan tahan lama.
- PP: Lebih ringan, tetapi tetap memiliki kekuatan yang baik untuk kebutuhan tertentu.
3. Desain dan Struktur Pallet
- Pallet solid deck cenderung lebih berat dibanding open deck karena permukaan tertutup penuh.
- Pallet double face lebih berat dibanding single face karena memiliki dua sisi permukaan yang bisa digunakan.
4. Kapasitas Beban yang Didukung
Pallet dengan daya dukung tinggi (hingga 2 ton atau lebih) biasanya memiliki bobot lebih besar untuk memastikan stabilitas.
5. Kebutuhan Aplikasi
Industri farmasi dan makanan biasanya memilih pallet plastik yang lebih ringan namun higienis, sedangkan industri manufaktur cenderung membutuhkan pallet berat yang tahan lama.
Panduan Memilih Pallet Plastik Berdasarkan Beratnya
Agar tidak salah pilih, berikut panduan praktis dalam menentukan berat pallet plastik sesuai kebutuhan:
- Gunakan pallet ringan untuk distribusi sekali jalan (one way shipping) atau barang dengan bobot ringan.
- Pilih pallet medium untuk gudang dengan sistem racking standar.
- Investasikan pada pallet heavy duty jika bisnis Anda bergerak di bidang manufaktur, otomotif, atau ekspor-impor dengan beban berat.
Memahami kebutuhan logistik dan operasional akan membantu bisnis Anda memilih pallet dengan berat yang tepat sekaligus mengoptimalkan biaya transportasi.
Kesimpulan
Berat pallet plastik merupakan faktor penting yang memengaruhi daya dukung, efisiensi distribusi, serta biaya logistik secara keseluruhan. Standarnya berkisar antara 4 hingga 25 kg, tergantung ukuran, material, dan desain. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor utama seperti ukuran, jenis material, serta kebutuhan industri, Anda dapat memilih pallet yang paling sesuai untuk mendukung operasional bisnis.

